Tips Merekrut Personil Tim Proyek

Salah satu kunci keberhasilan suatu proyek adalah kerjasama tim yang baik. Karena tanpa adanya kerjasama tim yang baik, mustahil suatu proyek dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya.

Dan kunci utama agar terciptanya kerjasama tim yang baik terletak pada proses rekrutmen. Dimana melalui proses rekrutmen diharapkan dapat memenuhi standar perusahaan untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi.

Oleh karena itu sebelum mengiklankan informasi lowongan kerja Anda, ada baiknya membaca terlebih dahulu tip-tip merekrut personel tim proyek dibawah ini.

1. Membuat dekripsi pekerjaan.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan membuat deskripsi pekerjaan. Tujuan utamanya yaitu untuk mempertegas tugas dan tanggung jawab seorang karyawan agar dapat dilaksanakan sesuai dengan perannya masing-masing.

Sehingga dapat membantu karyawan tersebut bekerja secara optimal. Karena ia hanya perlu mengerjakan pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya saja.

Selain itu dengan adanya deskripsi pekerjaan juga dapat membantu perusahaan dalam mengevaluasi kinerja dari seorang karyawan.

2. Susun peran dalam struktur organisasi.

Struktur organisasi dibuat agar setiap bagian menjalankan fungsinya sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan wewenangnya masing-masing.

Karena dengan tidak adanya struktur organisasi maka bisa menyebabkan terjadinya gangguan kelak dikemudian hari, salah satunya dalam hal alur manajemen dan pengelolaan.

3. Tentukan seorang manager.

Sangat penting untuk memberitahu anggota tim kepada siapa dia harus memberikan laporan. Tentukan hanya seorang manager saja. Karena jika terdapat lebih dari satu atasan di dalam satu tim maka dapat menyebabkan proses kerja menjadi berantakan dan bermasalah.

4. Tetapkan tujuan sukses.

Sebuah hal sederhana yang sering dilupakan adalah menetapkan tujuan sukses. Hal ini penting untuk diketahui oleh seluruh anggota tim bilamana waktunya mereka telah berhasil.

Penting untuk menetapkan tiga hingga lima Key Performance Indicator (KPI) untuk setiap individu sehingga setiap orang bergerak ke arah yang sama dengan tujuan yang jelas.

KPI harus ditinjau secara berkala. Baik itu secara bulanan, per-3 bulan, ataupun persemester. Yang nantinya dapat dipergunakan untuk melakukan review terhadap kenaikan gaji.

5. Tentukan kualitas ideal.

Buat daftar kualitas ideal yang diharapkan dari seorang karyawan. Seperti jujur, beretika, disiplin, memiliki integritas yang tinggi, dapat berkomunikasi dengan baik, dapat memotivasi diri sendiri dan orang lain, dapat bekerjasama, adaptif, dan lainnya.