Software Yang Mendukung Kegiatan Manajemen Konstruksi

Proyeksi kontruksi merupakan rangkaian suatu kegiatan yang memiliki saling keterkaitan dan dalam rangka mencapai tujuan atau suatu target berupa bangunan atau konstruksi dalam batasan waktu, beserta biaya dan mutu tertentu.

Di dalam pelaksanaannya, diperlukan pengetahuan tentang manajemen konstruksi yang merupakan suatu bagian sangat penting serta berpengaruh terhadap kesuksesan berjalannya proyek tersebut. Manajemen ini dapat diartikan sebagai suatu metode yang berkaitan dengan pengelolaan secara ilmiah dan intensif. Penggunaan manajemen proyek pun tentu saja untuk dapat membuat kegiatan pembangunan agar berjalan dan terlaksana secara efisien serta efektif.

Sehingga kehadiran atau penggunaan manajemen proyek merupakan suatu hal yang penting dan tidak dapat diabaikan. Tidak adanya bagian manajemen pada suatu proyek, akan menghambat dan sulit membuat suatu proyek berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Adanya manajemen proyek konstruksi, memiliki tujuan-tujuan tertentu yang harus dilaksanakan, yaitu sebagai berikut.

Membuat Perencanaan

Tujuan utama adanya manajemen proyek tentu saja untuk dapat melakukan perencanaan yang dapat didiskusikan bersama pihak bagian jasa perencanaan konstruksi. Hal ini berguna untuk dapat sebagai penentu kapabilitas serta kualitas yang paling maksimal di dalam melancarkan proses perencanaan yang tepat. Yang mana hal tersebut mencakup seluruh proses dari awal hingga akhir suatu proyek.

Memaksimalkan Potensi Sumberdaya Manusia

Di dalam proses berjalannya sebuah proyek, kualitas dari sumber daya manusia merupakan suatu hal yang sangat penting. Adapun manajemen proyek sendiri memiliki peran untuk dapat menggerakkan setiap individu yang ada di dalamnya supaya dapat saling memainkan perannya masing-masing secara kompeten dan maksimal. Dan manajemen proyek pun memiliki tujuan untuk menggerakkan seluruh sumber daya manusia yang terlibat sehingga dapat membuat perencanaan yang baik serta memiliki kerja tim dalam pengelolaan suatu proyek pembangunan.

Memanfaatkan Peluang

Peluang di dalam proses berjalannya nya suatu proyek konstruksi harus dapat di manfaatkan dengan baik. Pengaturan serta pengelolaan dari proyek tersebut akan sangat membantu untuk dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan perusahaan jasa konstruksi, yang dapat menjalankan proyek tanpa mengurangi bagian nilai utama yang hendak dicapai oleh pihak perusahaan tersebut.

Mengelola Risiko Kegagalan

Sudah dapat dipastikan bahwa dalam suatu proyek akan disertai dengan trial and error atau suatu kegagalan yang tidak luput dari satu keberhasilan. Walaupun, tidak seluruh proyek akan mengalami hal tersebut. Akan tetapi perlu menjadi kewaspadaan bahwa risiko tersebut dapat menjadi suatu gangguan untuk keberlangsungan suatu proyek. Namun, hal tersebut harus dapat dikelola dengan baik oleh manajemen konstruksisetidaknya untuk dapat menghindari dan mengurangi resiko kegagalan.

Mengelola Integritas

Selain membuat perencanaan yang tepat, tujuan lain dari adanya manajemen proyek adalah untuk dapat mengelola integritas. Adanya hal ini dapat membuat konsistensi proyek tetap terjaga dan tetap berada pada jalur, yang mana integrasi antara proses bisnis, sistem dan organisasi sesuai serta tetap terjaga.

Adapun tahapan dari manajemen proyek adalah mencakup pendefinisian proyek, inisialisasi atau perencanaan awal proyek, perencanaan proyek, pelaksanaan proyek, pengendalian serta pemantauan proyek hingga pada penutupan proyek. Seluruh hal tersebut dijalankan sesuai dengan tahapannya dan didiskusikan sesuai dengan kenyamanan dan kesepakatan.

Untuk dapat mempermudah jalannya proyek, manajemen proyek pun memerlukan software project management. Software management project merupakan perangkat lunak yang dibuat untuk dapat mengatur manajemen dalam pengelolaan pada bagian tugas, waktu pengerjaan, serta untuk kerjasama dalam sebuah tim.

Perangkat lunak yang digunakan pun dapat memastikan untuk dapat membantu proyek menjadi lebih efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan didalamnya terdapat perangkat lunak yang dilengkapi dengan banyak fitur untuk keperluan yang sesuai. Seperti membuat bagan dan laporan, berbagi dokumen, melacak anggaran, mengalokasikan sumber daya merencanakan proyek mengelola tugas, serta untuk berkomunikasi dengan tim.

Penggunaan software manajemen proyek pun sangat beragam. Sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Setidaknya, penggunaan perangkat lunak ini pun akan dipahami terlebih dahulu oleh manajemen proyek untuk menemukan software dan pemanfaatan fitur yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

Beberapa software yang mendukung kegiatan manajemen konstruksi antara lain:

  • Microsoft Project
  • Primavera
  • Slack
  • Asana
  • Spider Project
  • Asta Project
  • dll.

Dan diantara beberapa software project management tersebut, yang cenderung populer di Indonesia adalah Microsoft Project dan Primavera. Menguasai software tersebut bisa menjadi salah satu modal untuk memenuhi permintaan banyak perusahaan yang membutuhkan personil yang memiliki keahlian dalam bidang perencanaan dan penjadwalan proyek sebagai bagian dari implementasi manajemen proyek konstruksi.

Ikuti pelatihan-pelatihan yang terkait di bidang manajemen konstruksi, khususnya dalam hal perencanaan dan penjadwalan proyek oleh Indonesia Construction Academy (ICA). Di bulan April 2021 ini, ICA mengadakan pelatihan dengan judul “Project Schedule Review Process” sebagai bagian dari peningkatan keahlian dan pengetahuan terkait penjadwalan proyek. Klik tombol di bawah ini untuk mengetahui informasi pendaftarannya lebih lanjut.