Kuliah Dulu Atau Kerja Dulu Ya?

Bagi sobat yang tidak lama lagi akan menghadapi ujian kelulusan, sebaiknya sudah mulai merencanakan apa yang akan dilakukan setelah lulus sekolah nantinya. Karena apa yang akan dilakukan selanjutnya akan menjadi langkah pertama kesuksesan kamu.

Sederhananya ada dua pilihan yang bisa sobat lakukan setelah lulus SMA/SMK nantinya. Yaitu pilih kuliah dulu atau kerja dulu ya?

Sebelum dilanjutkan, mari kita “simpan” dulu faktor materi sebagai penentunya ya. Karena fokus kita adalah menemukan jawaban “mana yang ‘lebih baik’, kuliah dulu atau kerja dulu?”. Harapannya adalah melalui jawaban ini kamu akan menemukan tujuan hidupmu, dan termotivasi serta berjuang untuk mencapainya. Karena dimana ada usaha, disana akan selalu terbuka jalannya.

Tidaklah sulit untuk menentukan pilihan bagi mereka yang sudah 100% yakin dengan arah tujuan hidupnya serta harus siap dengan segala konsekuensinya. Jika ia yakin ingin menjadi seorang pilot, tentu pilihannya adalah masuk sekolah penerbangan “hingga diakui” layak terbang. Dan jika ia ingin menjadi seorang dokter, tentunya ia harus belajar kedokteran “hingga diakui” layak menjalani praktek sebagai seorang dokter.

Lalu bagaimana bagi mereka yang belum tahu mau kemana arah tujuannya?

Bagi yang belum pasti dengan arah tujuannya, memilih untuk kuliah dulu hanya akan membuang-buang waktu yang tentunya akan membuang-buang uang saja. Hilangkanlah paradigma lama yang sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini, seperti kalimat “yang penting kuliah dululah biar punya gelar, nanti juga gampang cari kerja”.

Jika tujuannya adalah untuk bekerja maka lebih baik “mencari jawabannya” diluar sana sembari menghasilkan.

Coba temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan seperti siapa saya? ingin menjadi apa saya? apa tujuan hidup saya? apa yang akan saya lakukan selama sisa hidup saya? apa yang saya suka untuk dikerjakan? apa yang saya lakukan jika sedang bosan? apa yang saya lakukan diwaktu luang? apa passion saya? dan sebagainya.

Ambil sedikit waktu untuk merenung. Tidak masalah jika tertinggal satu atau dua langkah dibelakang. Bahkan sepuluh langkah sekalipun. Dan abaikan “bisik-bisik tetangga”. Yang terpenting adalah setelah menemukan jawabannya, Anda fokus dan melesat melaju.

Sertifikat HANYALAH selembar kertas yang menyatakan pengakuan, bahwa Anda pernah mempelajari suatu bidang ilmu. Tapi Andalah penentu kesuksesan yang sebenarnya.